Pengenalan dan pelatihan Pemilu berbasis IT (E-voting) pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) dan masyarakat di Kota Depok

Authors

  • Nora Listiana a:1:{s:5:"en_US";s:26:"Universitas Global Jakarta";}
  • Untung Suprihadi Universitas Global Jakarta
  • Ribut Nawang Sari Universitas Global Jakarta
  • Risna Oktaviati Universitas Global Jakarta
  • Halimatuz Zuhriyah Universitas Global Jakarta
  • Risma Ekawati Universitas Global Jakarta
  • Dwi Rachmawati Universitas Global Jakarta
  • Hadi Wijaya Universitas Global Jakarta
  • Nur Fitri Dewi Universitas Global Jakarta
  • Febria Anjara Universitas Global Jakarta
  • Anindya Hapsari Universitas Global Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37792/pemimpin.v3i2.1013

Keywords:

Election, E-votting, Technology

Abstract

Abstrak

Partisipasi pemilih dalam Pemilihan Umum menjadi salah satu kebutuhan untuk keberlanjutan demokrasi agar tidak terhambatnya sistem politik di Indonesia. Munculnya e-voting diharapkan  dapat meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum.  Pemilih  pemula lebih memiliki intensi untuk menggunakan e-voting pada pemilihan umum dibandingkan pemilih dewasa dan pemilih orang tua. Responden yang temasuk pemilih pemula dalam penelitian tersebut merupakan responden pada usia sekolah dan kuliah  yang memiliki kemampuan untuk menggunakan teknologi, menerima dan terbuka adanya teknologi baru. Namun, di tengah optimisme pemerintah dalam penerapan e-voting, muncul tantangan besar bagi pemerintah yaitu masih awamnya masyarakat tentang e-voting.

 

Kata Kunci : E-voting, Pemilu Teknology.

Abstract

Voter participation in general elections is one of the necessities for the continuation of democracy so that the political system in Indonesia is not hampered. The emergence of e-voting is expected to increase voter participation in general elections. Beginner voters have more intention to use e-voting in general elections than adult voters and elderly voters. Respondents who included novice voters in this study were respondents at school and college age who had the ability to use technology, accept and be open to new technologies. However, in the midst of the government's optimism in implementing e-voting, a major challenge arose for the government, namely that the public was still unfamiliar with e-voting.

Keywords : Election, E-votting, Technology             

 

 

Additional Files

Published

2023-08-20

How to Cite

Pengenalan dan pelatihan Pemilu berbasis IT (E-voting) pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) dan masyarakat di Kota Depok. (2023). Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan, 3(2), 67-71. https://doi.org/10.37792/pemimpin.v3i2.1013

Most read articles by the same author(s)