TURATS SEBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.37792/hinef.v3i1.1194Keywords:
Turats, Learning Strategy, Islamic Education InstituteAbstract
Abstract. This research. aims to analyze how turats can be used in learning strategies in Islamic education institutions. This research uses the literature review method, which is a structured, clear and reproducible approach to identifying, evaluating and synthesizing research works and ideas that have been created by researchers and practitioners. The Turats learning model is experiencing dynamic development. In terms of learning methods, this model follows technological advances, while in the policy aspect, the focus is given to increasing teacher capacity and competency. The findings from this research state that learning the book of turats focuses on the reading aspect with an emphasis on halaqoh. Islamic educational institutions need to implement several steps to achieve progress in learning, and these efforts are initiated by inclusive school supervisors as leaders in each Islamic school. Islamic educational institutions can adopt this halaqoh method which teachers or ustad can apply in learning, where the ustad is responsible for guiding students in reading texts or memorizing, while providing correction if there are errors in pronunciation. Islamic educational institutions need to implement several steps to achieve progress in learning, and these efforts are initiated by inclusive school supervisors as leaders in each Islamic school. Apart from that, there are also efforts made by heads of Islamic education institutions, which of course cannot be separated from collaboration with Islamic school executives within them and asatidz operating under their supervision.
Abstrak. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menganalisis turats bisa digunakan di dalam strategi pembelajaran di lembaga-lembaga Pendidikan islam. Penelitian ini menggunanakan metode literaratur riview yang merupakan merupakan suatu pendekatan yang terstruktur, jelas, dan dapat direproduksi untuk menemukan, mengevaluasi, dan menyintesis hasil penelitian dan ide-ide dari peneliti dan pelaku. Model pembelajaran kitab turats mengalami perkembangan yang dinamis. Dalam hal metode pembelajaran, model ini mengikuti kemajuan teknologi, sementara dalam aspek kebijakan, fokus diberikan pada peningkatan kapasitas dan kompetensi pengajar. Temuan dari penelitian ini menyatakan bahwa pembelajaran kitab turats menitik beratkan pada aspek bacaan dengan penekanan pada halaqoh. Lembaga Pendidikan islam perlu mengimplementasikan beberapa langkah Untuk mencapai kemajuan dalam pembelajaran, dan pelaksanaan ini diprakarsai oleh pengawas sekolah inklusif sebagai pemimpin di setiap sekolah Islam. Lembaga Pendidikan islam bisa mengadopsi metode halaqoh ini dimana guru atau ustad bisa menerapkan di dalam pembelajaran, dimana ustad bertanggung jawab untuk membimbing siswa dalam membaca teks atau hafalan, sambil memberikan koreksi apabila ada kesalahan dalam pelafalan. Selain itu, ada juga usaha yang dilakukan oleh kepala lemabaga Pendidikan islam, yang tentunya tidak dapat dipisahkan dari kerjasama dengan eksekutif sekolah islam yang berada di dalamnya dan asatidz yang beroperasi di bawah supervisinya.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ENGLISH
Every work published in HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution (CC BY 4.0) license, which permits use, sharing, adaptation, distribution, and reproduction in any medium or format, provided the original author and source are properly credited.
- Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their personal websites) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work (See: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).
BAHASA INDONESIA
Setiap karya yang diterbitkan dalam HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 Internasional (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Penulis yang menerbitkan artikelnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution (CC BY 4.0), yang mengizinkan penggunaan, berbagi, adaptasi, distribusi, dan reproduksi dalam media atau format apa pun, selama nama penulis dan sumber asli dicantumkan dengan benar.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan secara terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan karya mereka (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali diterbitkan di jurnal ini.
- Penulis didorong untuk mengunggah karya mereka secara online (misalnya di repositori institusi atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif dan meningkatkan sitasi lebih awal terhadap karya yang diterbitkan (Lihat: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).














