PENGGUNAAN GOOGLE TRANSLATE SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PENERJEMAH PADA ABSTRAK JURNAL MAHASISWA
DOI:
https://doi.org/10.37792/hinef.v1i1.431Keywords:
google, alternatif, media, abstrak, translateAbstract
Abstract
The aim of this study is to describe the use of google translate as an alternative medium for translating
Indonesian to English texts in students’ journals. This study uses a qualitative method with a
descriptive approach. The instruments used in this research are questionnaire, interview and
documentation. The results 80% stated the results of the translation using google translate were
"accurate", 14.28% said "quite accurate", while 5.72% "inaccurate". The results of the google translate
was said accurate because google translate has improved the quality of translation from statistical
machine translation method to neural mechanic translation. It was quite accurate because the result of
translating one long sentence and many paragraphs, google translate gave fair result. While it was said
as inaccurate because the translation results from google translate had many flaws therefore the
translation results were referred as pre-translations which needed to be rechecked by users. The
problem faced by students were related to differences in the structure or pattern of Indonesian and
English as well as exactness of words based on context. Based on the documentation study, it was
known that the auxiliary verb –is- should be –was- because the activity had happened in the past,
while –method- should be –methods- because it was plural so letter –s at the end of the word.
Meanwhile, it was found that there were some discrepancies of words from the source language to the
target language, including the younger, which especially, the morality aspect, at and in.
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan google translate sebagai alternatif media
penerjemah teks Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris pada jurnal mahasiswa. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dekriptif. Instrument yang digunakan dalam
penelitian ini adalah angket, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh
dikategorikan menjadi persepsi mahasiswa terhadap hasil terjemahan menggunakan google translate
dan masalah yang ditemui mahasiswa saat menggunakan google translate. Dari hasil analisa data,
diketahui 80% menyatakan hasil terjemahan menggunakan google translate “tepat”, 14,28%
menyatakan “cukup tepat”, sedangkan 5,72% menyatakan “tidak tepat”. Hasil terjemahan google
translate dinilai tepat karena google translate telah mengalami peningkatan kualitas penerjemahan
dari metode statistical machine translation menjadi neural mechanic translation. Hasil terjemahan
google translate dikatakan cukup tepat karena saat menerjemahkan kosakata dalam satu kalimat dan
banyak paragraf, google translate akan memberikan hasil yang cukup tepat. Sedangkan tidak tepat
karena hasil terjemahan dari google translate masih memiliki banyak kekurangan dan tidak
menghasilkan terjemahan yang akurat, sehingga hasil terjemahan disebut sebagai pre-translation atau
masih perlu disempurnakan oleh penggunanya. Permasalahan yang ditemui mahasiswa adalah terkait
perbedaan struktur atau pola Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta kesesuaian kata berdasarkan
konteks. Berdasarkan studi dokumentasi diketahui bahwa kata kerja bantu is harusnya menjadi was
karena penggunaannya sudah terjadi di masa lampau, sedangkan method harusnya menjadi methods
karena berbentuk jamak sehingga adanya penambahan huruf –s pada kata benda jamak tersebut.
Sedangkan untuk kesesuaian kata berdasarkan konteks ditemukan beberapa ketidaksesuaian kata dari
bahasa sumber ke bahasa sasaran diantaranya adalah the younger, which especially, aspek morality,
at dan in.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
ENGLISH
Every work published in HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution (CC BY 4.0) license, which permits use, sharing, adaptation, distribution, and reproduction in any medium or format, provided the original author and source are properly credited.
- Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their personal websites) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work (See: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).
BAHASA INDONESIA
Setiap karya yang diterbitkan dalam HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 Internasional (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Penulis yang menerbitkan artikelnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution (CC BY 4.0), yang mengizinkan penggunaan, berbagi, adaptasi, distribusi, dan reproduksi dalam media atau format apa pun, selama nama penulis dan sumber asli dicantumkan dengan benar.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan secara terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan karya mereka (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali diterbitkan di jurnal ini.
- Penulis didorong untuk mengunggah karya mereka secara online (misalnya di repositori institusi atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif dan meningkatkan sitasi lebih awal terhadap karya yang diterbitkan (Lihat: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).














