KONSEP BERPIKIR KREATIF GURU DALAM MENERAPKAN LITERASI DIGITAL DI SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.37792/hinef.v2i2.1005Keywords:
Teacher's Creative Thinking Concept, Konsep Berpikir Kreatif Guru, Digital Literacy, Literasi DigitalAbstract
Dunia pendidikan saat ini sedang bertransformasi ke era pendidikan yang berbasis digital, Guru dituntut untuk “melek literasi digital” sehingga menumbuhkan ide kreatif agar pembelajaran dapat memanfaatkan media dan sumbar belajar digital. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui konsep berpikir kreatif guru dalam menerapkan literasi digital di sekolah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu, Observasi terlibat (partisipatory research, Wawancara (Interview) dengan penggunaan pedoman (interview guide) dan angket. Hasil penelitian adalah Pertama, rendahnya kreatifitas guru dalam membuat konten pembelajaran digital. Kedua, Minimnya kolaborasi antar guru dalam mengelolah kegiatan pembelajaran digital, 46% guru yang belum pernah menggunakan media pembelajaran berbasis digital sedangkan terdapat 36% guru yang kadang-kadang dan terdapat 18% guru yang selalu menggunakan media pembelajaran berbasis digital dalam proses pembelajaran. Ketiga, guru kesulitan dalam menerapkan penilaian etis terhadap diri dan siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran berbasis digital. Keempat, Keterbatasan sarana penunjang pembelajaran sehingga sulit menerapkan ide kreatif dalam mengelolah pembelajaran berbasis digital.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ENGLISH
Every work published in HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution (CC BY 4.0) license, which permits use, sharing, adaptation, distribution, and reproduction in any medium or format, provided the original author and source are properly credited.
- Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their personal websites) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work (See: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).
BAHASA INDONESIA
Setiap karya yang diterbitkan dalam HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 Internasional (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Penulis yang menerbitkan artikelnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution (CC BY 4.0), yang mengizinkan penggunaan, berbagi, adaptasi, distribusi, dan reproduksi dalam media atau format apa pun, selama nama penulis dan sumber asli dicantumkan dengan benar.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan secara terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan karya mereka (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali diterbitkan di jurnal ini.
- Penulis didorong untuk mengunggah karya mereka secara online (misalnya di repositori institusi atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif dan meningkatkan sitasi lebih awal terhadap karya yang diterbitkan (Lihat: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).














