PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS MICROLEARNING PADA MATERI OPERATOR KONDISI MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS X SMA
DOI:
https://doi.org/10.37792/hinef.v4i2.1551Keywords:
Pengembangan; Video Pembelajaran Microlearning; Operator KondisiAbstract
Abstract. The purpose of this research is to ascertain if microlearning-based instructional video materials on conditional operators that are tailored for SMAN 8 Malang students in Grades X–5 are feasible. The educational materials are made up of brief movies that are under ten minutes long. Essential learning elements including learning goals, succinct core content, visual idea representation, and real-world application examples are all included in each video. In keeping with the traits of the digital age, which is more drawn to succinct and visual information, this method aims to assist students in rapidly and efficiently understanding the subject matter. Students in class X-5 at SMAN 8 Malang served as the study's participants. The five steps of the ADDIE development model—analysis, design, development, implementation, and evaluation—were used in the research. Finding the requirements of the students and the difficulties they had in comprehending the subject matter were part of the analysis step. Choosing relevant information and organizing the video's framework were the main goals of the design phase. Videos were produced throughout the development phase utilizing simple video editing tools. Students were used to test the movies throughout installation. Lastly, the evaluation was carried out using student input and feasibility analyses by media and subject area specialists. Observation, teacher interviews, and expert and student surveys were among the data gathering techniques used. The study's findings demonstrate how extremely practical the instructional films based on microlearning are for usage in classrooms. The films' visual design, substance, and delivery all fulfilled the necessary requirements, according to expert reviews. As a result, this medium may be used as a creative substitute to improve the efficiency of technology-based instruction in classrooms.
Keywords: Development; Microlearning Instructional Video; Conditional Operators.
Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah video pembelajaran berbasis microlearning yang dirancang untuk siswa SMAN 8 Malang di kelas X-5 layak digunakan. Materi pembelajaran terdiri dari film singkat yang berdurasi kurang dari sepuluh menit. Elemen-elemen pembelajaran yang penting termasuk tujuan pembelajaran, konten inti yang ringkas, representasi ide visual, dan contoh aplikasi di dunia nyata, semuanya disertakan dalam setiap video. Sesuai dengan ciri-ciri era digital, yang lebih tertarik pada informasi yang ringkas dan visual, metode ini bertujuan untuk membantu siswa memahami materi pelajaran dengan cepat dan efisien. Siswa kelas X-5 di SMAN 8 Malang menjadi partisipan dalam penelitian ini. Lima langkah dari model pengembangan ADDIE - analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi - digunakan dalam penelitian ini. Menemukan kebutuhan siswa dan kesulitan yang mereka hadapi dalam memahami materi pelajaran adalah bagian dari langkah analisis. Memilih informasi yang relevan dan mengatur kerangka kerja video merupakan tujuan utama dari tahap desain. Video diproduksi selama tahap pengembangan dengan menggunakan alat pengeditan video sederhana. Para siswa digunakan untuk menguji video selama instalasi. Terakhir, evaluasi dilakukan dengan menggunakan masukan dari siswa dan analisis kelayakan oleh ahli media dan bidang studi. Observasi, wawancara guru, dan survei ahli dan siswa adalah beberapa teknik pengumpulan data yang digunakan. Temuan penelitian ini menunjukkan betapa sangat praktisnya film instruksional berdasarkan pembelajaran mikro untuk digunakan di ruang kelas. Desain visual, substansi, dan penyampaian film semuanya memenuhi persyaratan yang diperlukan, menurut tinjauan para ahli. Hasilnya, media ini dapat digunakan sebagai pengganti yang kreatif untuk meningkatkan efisiensi pengajaran berbasis teknologi di ruang kelas.
Kata Kunci: Pengembangan; Video Pembelajaran Microlearning; Operator Kondisi
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dwi Widiyasari, Siti Sendari, Yudhi Christianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ENGLISH
Every work published in HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution (CC BY 4.0) license, which permits use, sharing, adaptation, distribution, and reproduction in any medium or format, provided the original author and source are properly credited.
- Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their personal websites) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work (See: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).
BAHASA INDONESIA
Setiap karya yang diterbitkan dalam HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 Internasional (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Penulis yang menerbitkan artikelnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution (CC BY 4.0), yang mengizinkan penggunaan, berbagi, adaptasi, distribusi, dan reproduksi dalam media atau format apa pun, selama nama penulis dan sumber asli dicantumkan dengan benar.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan secara terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan karya mereka (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali diterbitkan di jurnal ini.
- Penulis didorong untuk mengunggah karya mereka secara online (misalnya di repositori institusi atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif dan meningkatkan sitasi lebih awal terhadap karya yang diterbitkan (Lihat: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).














