Dampak Mikroagresi Verbal pada Media Digital terhadap Motivasi Akademik Mahasiswa: Tinjauan Linguistik dan Psikologis
DOI:
https://doi.org/10.37792/hinef.v4i2.1563Keywords:
mikroagresi, media digital, motivasi akademik, linguistik, psikologi pendidikanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak mikroagresi verbal yang terjadi di media digital terhadap motivasi akademik mahasiswa dari perspektif linguistik dan psikologis. Mikroagresi, terutama dalam bentuk microinsults, microinvalidations, dan microassaults, kerap muncul dalam interaksi daring yang melibatkan mahasiswa, baik di forum akademik maupun grup diskusi kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada 15 mahasiswa yang ada di Kota Kupang, melibatkan analisis ujaran digital, wawancara mendalam, dan penyebaran angket motivasi belajar yang diadaptasi dari Academic Motivation Scale (AMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengalami mikroagresi verbal secara konsisten melaporkan penurunan motivasi intrinsik dan peningkatan perasaan minder, cemas, serta ketidaknyamanan dalam aktivitas akademik. Secara linguistik, mikroagresi sering tersembunyi di balik gaya bahasa sarkastik atau bernada bercanda, yang secara tidak langsung memperkuat relasi kuasa dan stereotip negatif. Dari sisi psikologis, temuan ini menguatkan teori Self-Determination yang menyatakan bahwa gangguan terhadap kebutuhan dasar seperti rasa kompeten dan keterhubungan dapat menurunkan motivasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik mikroagresi verbal di ruang digital memiliki dampak nyata terhadap kesejahteraan akademik mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui literasi digital dan penguatan kebijakan institusional untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan bebas dari kekerasan verbal terselubung.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Christmas Prasetia Ate, Dortean Amelia Jois Jaha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ENGLISH
Every work published in HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution (CC BY 4.0) license, which permits use, sharing, adaptation, distribution, and reproduction in any medium or format, provided the original author and source are properly credited.
- Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their personal websites) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work (See: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).
BAHASA INDONESIA
Setiap karya yang diterbitkan dalam HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 Internasional (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Penulis yang menerbitkan artikelnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution (CC BY 4.0), yang mengizinkan penggunaan, berbagi, adaptasi, distribusi, dan reproduksi dalam media atau format apa pun, selama nama penulis dan sumber asli dicantumkan dengan benar.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan secara terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan karya mereka (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali diterbitkan di jurnal ini.
- Penulis didorong untuk mengunggah karya mereka secara online (misalnya di repositori institusi atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif dan meningkatkan sitasi lebih awal terhadap karya yang diterbitkan (Lihat: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).














