Pemanfaatan Flashcard dengan Teknologi Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Studi kasus : SD Negeri Kelapa Lima Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.37792/hinef.v4i2.1803Keywords:
Augmented Reality, Assemblr Edu, Flashcard, Fotosintesis, Media PembelajaranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Flashcard berbasis teknologi Augmented Reality (AR) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, khususnya pada topik Sistem Fotosintesis. Proses pengembangan dilakukan dengan menggunakan aplikasi Assemblr Edu sebagai alat bantu. Fokus penelitian mencakup perancangan media AR serta analisis kelayakan penggunaannya di SD Negeri Kelapa Lima, Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan model MDLC. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa Kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi dari ahli dan angket respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh nilai 88,55% dari ahli media dan 93% dari ahli materi, yang keduanya dikategorikan sangat valid. Sementara itu, respon peserta didik terhadap media pembelajaran menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 92.7%, juga dalam kategori sangat layak. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis Augmented Reality yang dikembangkan layak digunakan dalam proses pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar.
Downloads
References
Arsyad, Azhar. 2014. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Atmajaya, D. (2017). Implementasi Augmented Reality Untuk Pembelajaran Interaktif. ILKOM Jurnal Ilmiah, 9(2), 227–232. https://doi.org/10.33096/ilkom.v9i2.143.227-232
Billinghurst, M., Clark, A., & Lee, G. (2015). A survey of augmented reality. Foundations and Trends® in Human–Computer Interaction, 8(2–3), 73–272.
Falahudin, Iwan. 2017. Pemanfaatan Media dalam Pembelajaran. Jurnal Lingkar Widyaiswara 1(4): 402–16.
Fernando Mario.(2013). Membuat Aplikasi Android Augmented Reality Menggunakan Vuforia SDK dan Unity. Solo: Buku AR Online.
Ibáñez, M. B., Di Serio, Á., & Delgado-Kloos, C. (2014). Augmented reality-based simulators as discovery learning tools: An empirical study. IEEE Transactions on Education, 57(3), 151–158.
Munir. (2017). Pembelajaran Digital. Bandung: Alfabeta.
Setiawan, B., & Hidayat, R. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Flashcard untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(1), 45-53.
Soon, Tan Jin. (2008). QR Code. Singapore. Synteshis journal 2008.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif dan R&D). Bandung : Alfabeta
Suryawinata. (2010). Aplikasi Teknologi Augmented Reality. Bandung: Eko Surya Winata.
Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.
Vaughan, Tay. 2004. Multimedia : Making It Work, Edisi ke-6. Tim Penerjemah ANDI, Tim Penerbit ANDI, Yogyakarta.
Wilantika, C. F. (2017). Pengaruh Penggunaan Smartphone Terhadap Kesehatan Dan Perilaku Remaja. Jurnal Obstretika Scienta, 3(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jhon Enstein, Yonly Adrianus Benufinit, Jutina Wadu, Ellen Tantrisna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ENGLISH
Every work published in HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution (CC BY 4.0) license, which permits use, sharing, adaptation, distribution, and reproduction in any medium or format, provided the original author and source are properly credited.
- Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their personal websites) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work (See: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).
BAHASA INDONESIA
Setiap karya yang diterbitkan dalam HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 Internasional (CC BY 4.0).
Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Penulis yang menerbitkan artikelnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution (CC BY 4.0), yang mengizinkan penggunaan, berbagi, adaptasi, distribusi, dan reproduksi dalam media atau format apa pun, selama nama penulis dan sumber asli dicantumkan dengan benar.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan secara terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan karya mereka (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali diterbitkan di jurnal ini.
- Penulis didorong untuk mengunggah karya mereka secara online (misalnya di repositori institusi atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif dan meningkatkan sitasi lebih awal terhadap karya yang diterbitkan (Lihat: https://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html).














