PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA DI KELAS 2A SEKOLAH DASAR NEGERI 2 KOTA SORONG
DOI:
https://doi.org/10.37792/jukanti.v7i1.1157Kata Kunci:
ADDIE, Canva, Media, Pengembangan, PembelajaranAbstrak
ABSTRAKMetode pembelajaran di kelas SD Negeri 2 Remu Kota Sorong khususnya kelas 2 A masih menggunakan buku cetak namun minim contoh gambar sehingga menyebabkan kurangnya semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran. Pengalaman tersebut mendorong para akademisi untuk menyempurnakan materi pembelajaran dengan memasukkan media pembelajaran berbasis video yang dibuat dengan software Canva. Paradigma pengembangan ADDIE yang digunakan dalam penelitian ini memuat lima tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Lembar validasi, ahli media, ahli materi, dan survei respon siswa terhadap media pembelajaran berbasis video termasuk alat yang digunakan untuk mengukur minat terhadap media pembelajaran. Temuan penilaian materi pembelajaran penelitian ini berdasarkan validasi ahli materi menghasilkan kriteria “sangat valid” dengan persentase 86%, dan validasi ahli media menghasilkan kriteria “sangat valid” dengan persentase 96%. Pengujian alat pembelajaran pada responden untuk melihat minat belajar memberikan hasil sebesar 94% dengan kriteria “sangat positif”, sedangkan pemantauan minat belajar siswa memberikan hasil sebesar 77% dengan kriteria “sangat positif”.
ABSTRACTThe learning method in classes at SD Negeri 2 Remu, Sorong City, especially class 2 A, still uses printed books but there are minimal examples of pictures, which causes a lack of enthusiasm for students in participating in learning. This experience encouraged academics to improve learning materials by including video-based learning media created with Canva software. The ADDIE development paradigm used in this research contains lima tahap, yaitu pemeriksaan khusus, perencanaan, kemajuan, pelaksanaan dan penilaian. survei respon siswa, ahli media, ahli materi, dan lembar validasi video-based learning media are among the tools used to measure interest in learning media. The findings of this research's learning material assessment based on material expert validation produced "very valid" criteria with a percentage of 86%, and media expert validation produced "very valid" criteria with a percentage of 96%. Testing learning media on respondents to see interest in learning gave results of 94% with the criteria "very positive", while monitoring students' interest in learning gave results of 77% with the criteria "very positive".
Unduhan
Referensi
Rahmatina, Kenedi, A. K., Eliyasni, R., & Fransyaigu, R. (2019). Jigsaw using Animation Media for Elementary School. Journal of Physics: Conference Series, 1424(1).
Jamun, Y. M. (2018). Dampak Teknologi Terhadap Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, 10(1), 48–52.
Tafonao, T. (2018). Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103.
PERMENDIKNAS RI Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Tanjung, R. E., & Faiza, D. (2019). Canva Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika. Jurnal Vokasional Teknik Elektronika dan Informatika, 7(2).
Ali Kasri, M., Sahiruddin & Arbin, L. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Tik Menggunakan Aplikasi Canva Berbasis Video. Jurnal Petisi, 04(02).
Ramadhani, I. A., Sahiruddin & Pramugari, I. Y. (2022) Pengembangan Website Ikatan Keluarga Sunda Jawa Madura kota Sorong Berbasis CMS Wordpress. Jurnal PETISI 04(2).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi Jurnal JUKANTI
JUKANTI (Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi) berkomitmen untuk mendukung akses terbuka dan diseminasi pengetahuan ilmiah. Seluruh artikel yang diterbitkan di JUKANTI didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)
Di bawah lisensi ini, pengguna diperbolehkan untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, menautkan, menggubah, mengadaptasi, dan mengembangkan karya yang diterbitkan untuk tujuan yang sah, termasuk tujuan komersial, sepanjang memberikan atribusi yang tepat kepada penulis asli dan publikasi asli di JUKANTI, menyertakan tautan ke lisensi, serta menyatakan apabila terdapat perubahan yang dilakukan.
Hak Penulis
Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel mereka dan memberikan hak publikasi pertama kepada JUKANTI. Penulis juga diperbolehkan untuk menyimpan dan membagikan versi terbit artikel mereka di repositori institusi, repositori bidang ilmu, website pribadi, dan jejaring akademik, sepanjang publikasi asli di JUKANTI dikutip dan ditautkan dengan benar.
Kewajiban Penulis
Penulis yang menerbitkan artikel di JUKANTI bertanggung jawab untuk memastikan bahwa karya yang dikirimkan bersifat orisinal, tidak melanggar hak cipta, serta memenuhi standar etika dan ketentuan hukum yang berlaku. Penulis wajib memperoleh izin penggunaan materi pihak ketiga yang dimasukkan dalam naskah apabila diperlukan.
Informasi Lisensi
Lisensi: Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)
URL Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Komitmen terhadap Standar Akses Terbuka
JUKANTI berkomitmen untuk menjaga kebijakan editorial yang transparan, ketentuan lisensi yang jelas, dan praktik publikasi akses terbuka sesuai dengan standar publikasi ilmiah internasional.
Untuk pertanyaan atau klarifikasi lebih lanjut mengenai lisensi ini, silakan menghubungi kantor editorial JUKANTI melalui edu@ucb.ac.id



