ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI KAWASAN PIK 2 TAHUN 2013 - 2024 MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT DAN KLASIFIKASI ISO CLUSTER
DOI:
https://doi.org/10.37792/jukanti.v8i2.1867Kata Kunci:
citra landsat, ISO cluster, klasifikasi unsupervised, NDBI, perubahan tutupan lahan, PIK 2Abstrak
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan di Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) pada tahun 2013, 2019, dan 2024 menggunakan citra satelit Landsat dan pendekatan klasifikasi unsupervised ISO Cluster. Analisis spasial dilakukan dengan menghitung indeks NDBI (Normalized Difference Built-up Index) untuk memetakan area terbangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori bangunan meningkat secara signifikan dari 15.88 km2 pada tahun 2013 menjadi 31.24 km2 pada tahun 2024 (kenaikan +18.57%). Sebaliknya, lahan terbuka menurun dari 21.07 km2 menjadi 10.25 km2 (penurunan -13.09%). Selain itu, dinamika vegetasi ringan dan vegetasi padat yang menunjukkan bagaimana perubahan lingkungan akibat pembangunan. Evaluasi akurasi klasifikasi menghasilkan nilai Overall Accuracy sebesar 86% dan Kappa Coefficient sebesar 76% yang menunjukkan tingkat keandalan tinggi dalam proses klasifikasi. Secara keseluruhan penelitian ini menunjukkan bahwa SIG dan penginderaan jauh adalah alat yang efektif untuk memantau perubahan tutupan lahan dan membantu pengambilan keputusan dalam perencanaan kawasan pesisir berkelanjutan.
Kata kunci : citra Landsat, ISO Cluster, klasifikasi unsupervised, NDBI, Perubahan tutupan lahan, PIK 2
ABSTRACT
This research aims to analyze land cover change in Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) area in 2013, 2019, and 2024. This research uses Landsat satellite imagery and the ISO Cluster unsupervised classification approach. Spatial analysis was conducted by calculating the NDBI index (Normalized Difference Built-up Index) to map the built-up area. The results showed that the built-up category increased significantly from 15.88 km2 in 2013 to 31.24 km2 in 2024 (+18.57%). Conversely, open land decreased from 21.07 km2 to 10.25 km2 (-13.09%). In addition, the dynamics of light vegetation and dense vegetation show how the environment changes due to development. Evaluation of classification accuracy resulted in an Overall Accuracy value of 86% and a Kappa Coefficient of 76%, indicating a high level of reliability in the classification process. Overall, this study confirm that GIS and remote sensing are effective tools to monitor land cover change and assist decision-making in sustainable coastal area planning.
Keywords: ISO cluster, land cover change, landsat imagery, NDBI, PIK 2, unsupervised classification
Unduhan
Referensi
R. Ermandita, P. Sianturi, A. W. Hasyim, A. Rohman, and T. Hidayat, “PENGARUHNYA BAGI ASPEK SOSIAL-EKONOMI,” vol. 8, no. 0341, 2019.
E. Suwandana, “Dinamika morfologi pantai Kabupaten Tangerang Banten dan Pantai Indah Kapuk Jakarta melalui analisis citra google earth,” J. Perikan. dan Kelaut., vol. 9, no. 1, pp. 55–68, 2019.
F. A. Mahmud and A. Kurniawan, “VEGETASI DI KOTA BATU MENGGUNAKAN CITRA SATELIT MULTI-TEMPORAL,” vol. 04, no. 01, pp. 1–10, 2025, doi: 10.12962/jpji.v4i1.3209.
A. Adrian, W. Widiatmaka, K. Munibah, and I. Firmansyah, “Pola Spasial Perubahan Tutupan Lahan/Penggunaan Lahan Menggunakan Google Earth Engine di Kabupaten Majalengka,” J. Pembang. Wil. dan Kota, vol. 19, no. 4, pp. 447–463, 2023, doi: 10.14710/pwk.v19i4.46254.
A. H. Aditiyanti, L. M. Sabri, and B. Sasmito, “Analisis Pengaruh Perubahan NDVI dan Tutupan Lahan Terhadap Suhu Permukaan Di Kota Semarang,” J. Geod. Undip, vol. 2, no. 3, pp. 10–19, 2013, [Online]. Available: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/geodesi/article/view/3713
Y. Zhu, C. Geiß, E. So, R. Bardhan, H. Taubenböck, and Y. Jin, “Urban expansion simulation with an explainable ensemble deep learning framework,” Heliyon, vol. 10, no. 7, 2024, doi: 10.1016/j.heliyon.2024.e28318.
F. A. Piawai, A. S. A. F. Permana, A. M. Fajar, R. Ridwana, and L. Somantri, “Pemanfaatan Citra Landsat 8 Untuk Pemetaan Sebaran Dan Kerapatan Ekosistem Mangrove Di Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran,” J. Geogr., vol. 11, no. 1, pp. 53–64, 2022, doi: 10.24036/geografi/vol11-iss1/2552.
I. M. D. Pradipta, I. M. O. Widyantara, and R. S. Hartati, “Penajaman Citra Satelit Landsat 8 Menggunakan Transformasi Brovey,” Maj. Ilm. Teknol. Elektro, vol. 18, no. 3, p. 353, 2019, doi: 10.24843/mite.2019.v18i03.p08.
M. Deffry and I. B. Mataburu, “Pemetaan kerapatan bangunan pada tahun 2018 dan 2023 menggunakan Normalized Difference Built-Up Index ( NDBI ) di Kota Sukabumi,” vol. 2, no. 1, pp. 31–40, 2024, doi: 10.2210/jsg.vx1ix.xxx.
W. Tesfaye, E. Elias, B. Warkineh, M. Tekalign, and G. Abebe, “Modeling of land use and land cover changes using google earth engine and machine learning approach: implications for landscape management,” Environ. Syst. Res., vol. 13, no. 1, 2024, doi: 10.1186/s40068-024-00366-3.
A. Setiawan, “Perbandingan Penggunaan Jarak Manhattan, Jarak Euclid, dan Jarak Minkowski dalam Klasifikasi Menggunakan Metode KNN pada Data Iris,” J. Sains dan Edukasi Sains, vol. 5, no. 1, pp. 28–37, 2022, doi: 10.24246/juses.v5i1p28-37.
P. Danoedoro, “Pengolahan Citra digital Teori dan Aplikasinya dalam Bidang Penginderaan Jauh,” 1996.
C. Kamusoko, “Land Cover Classification Accuracy Assessment,” Springer Geogr., vol. 80, pp. 105–118, 2022, doi: 10.1007/978-981-16-5149-6_6.
P. K. Tangerang, “Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2011–2031,” Tangerang, 2011. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id/Details/20055/perda-kab-tangerang-no-13-tahun-2011
“A Land Use And Land Cover Classification System For Use With Remote Sensor Data,” vol. 2001, 2001.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Oliver Elvino Putra Pratama, Sri Yulianto Joko Prasetyo

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi Jurnal JUKANTI
JUKANTI (Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi) berkomitmen untuk mendukung akses terbuka dan diseminasi pengetahuan ilmiah. Seluruh artikel yang diterbitkan di JUKANTI didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)
Di bawah lisensi ini, pengguna diperbolehkan untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, menautkan, menggubah, mengadaptasi, dan mengembangkan karya yang diterbitkan untuk tujuan yang sah, termasuk tujuan komersial, sepanjang memberikan atribusi yang tepat kepada penulis asli dan publikasi asli di JUKANTI, menyertakan tautan ke lisensi, serta menyatakan apabila terdapat perubahan yang dilakukan.
Hak Penulis
Penulis tetap memegang hak cipta atas artikel mereka dan memberikan hak publikasi pertama kepada JUKANTI. Penulis juga diperbolehkan untuk menyimpan dan membagikan versi terbit artikel mereka di repositori institusi, repositori bidang ilmu, website pribadi, dan jejaring akademik, sepanjang publikasi asli di JUKANTI dikutip dan ditautkan dengan benar.
Kewajiban Penulis
Penulis yang menerbitkan artikel di JUKANTI bertanggung jawab untuk memastikan bahwa karya yang dikirimkan bersifat orisinal, tidak melanggar hak cipta, serta memenuhi standar etika dan ketentuan hukum yang berlaku. Penulis wajib memperoleh izin penggunaan materi pihak ketiga yang dimasukkan dalam naskah apabila diperlukan.
Informasi Lisensi
Lisensi: Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)
URL Lisensi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Komitmen terhadap Standar Akses Terbuka
JUKANTI berkomitmen untuk menjaga kebijakan editorial yang transparan, ketentuan lisensi yang jelas, dan praktik publikasi akses terbuka sesuai dengan standar publikasi ilmiah internasional.
Untuk pertanyaan atau klarifikasi lebih lanjut mengenai lisensi ini, silakan menghubungi kantor editorial JUKANTI melalui edu@ucb.ac.id



